Label

Minggu, 04 Juli 2010

mencuri waktu

gila banget dahhh...sempet-sempetnya diriku nyuri-nyuri waktu pas lagi keadaan bencana.
bukannnya survey...ehhh dia malah jeprat-jepret....ckckckck.

klik di gambarnya klo mw lebih jelas gambarnya.



Sunset at Biak
Sunset at Biak
Swimmingpool at Aerotel, Biak
Pantai Bosnik, Biak
Frans Kaisiepo runway, Biak
Yapen from the air
Serui from the air
Pantai di daerah Serui (lupa nama pantainya)
Muara di Waropen
Siput di Waropen
Pantai di daerah Waropen (lupa nama pantainya)
Sunset at Waropen

thread yang lain :
- Firework at Jayapura
- go to enggros
- surade expedition
- Nabire on my lens
- Bugs and Insect world
- Pulau ahe & here, kepulauan mamboor
- transportasi indonesia
- what a beautiful sky
- Ekspressi ibu dan anak
- mudik kemarin
- Surade Expedition
- Belajar Jadi Photografer Porno
- Bunga

Jumat, 02 Juli 2010

"RICHTER" bapak moyangnya anak2 gempabumi

Klo gw inget masa-masa waktu awal-awal kuliah jurusan geofisika, secara gak langsung gw ud dicekokin sama kosakata "richter". Awalnya sihh klo denger kata itu, ibarat kayak angin ajah...'masuk kuping kanan terus keluar lagi lewat bawah'...he3x
apaan sih tuh "Richter"??...nama makanan yah??...apa nama merk sepatu yang sekarang lagi terkenal?? ap artis beken yang lagi tersandung sebuah skandal?? begituh tuhh pikiran gw pas awal-awal denger kata itu.
Tapi sekitar beberapa bulan kemudian, karena doktrin yang sangat keras dari para dosen gw, akhirnya gw mulai mengerti apa itu "Richter". Richter adalah sebuah skala untuk penentuan besarnya kekuatan gempabumi. Dan ternyata "Richter" diambil dari nama seseorang yang telah mengembangkan dan merumuskan penentuan besarnya kekuatan akibat gempabumi. Karena dia yang bikin rumusnya, maka dari itu skala-nya juga dikasih nama dia. (ternyata dia gak mw kalah narsis juga sama penemu yang lain, ex : James Watt, Newton dll). Makanya sampe sekarang, klo ada event gempabumi di belahan di dunia, pasti namanya selalu ikutan narsis.
Tapi dari sekian banyak banget para ahli gempabumi yang predikatnya ud doktor bahkan professor, hanya bisa menggunakan nama sang bapak gempabumi ini (Richter). Coba deh tanya para ahli ini tentang siapa sih MR. Richter??...kebanyakan sihh pada gak tw.
Yud daripada nanti kita juga ditanya kagak tw, kita sama2 ajah baca sedikit tentang biografi beliau..
otreee dehh...selamat membaca...semoga bermanfaat..!!!

CHARLES FRANCIS RICHTER

Charles Francis Richter dilahirkan pada tanggal 26 April 1900 (Tanggal lahirnya sama kayak gw, cuma bulan sama tahunnya aj yang beda...he3x). Dilahirkan di daerah dekat kota Hamilton, Ohio, sebelah utara Cincinnati. Kedua orang tuanya sudah bercerai sejak ia masih kecil. Ia dibesarkan oleh kakeknya yang sangat penyanyang yang kemudian pindah ke Los Angeles pada tahun 1909. Awalnya Richter melakukan studinya di University of Southern California, kemudian dia pindah ke Stanford University. Dan pada tahun 1920, akhirnya dia berhasil mendapatkan A.B Degree-nya di dalam bidang ilmu fisika.
Setelah itu, ia melanjutkan studinya di California Institute of Technology (Caltech). Pada Tahun 1928, akhirnya dia menyelesaikan program Ph.D-nya dibidang Theoritical Physics. Setelah ia lulus, Robert A. Millikan, penerima hadiah nobel dibidang fisika sekaligus presiden dari Caltech, menawarkan Richter pekerjaan di laboratorium pengembangan ilmu seismologi di Pasadena, yang kemudian di manage oleh Carnegie Institution of Washington.
Sebagai asisten peneliti muda, Richter juga bekerjasama dengan peneliti seismologi yang yaitu Beno Gutenberg. Pada awal tahun 1930, mereka berdua mencoba untuk mengembangkan standart pengukuran gempabumi dan membandingkannya. Selama penelitian, sudah banyak katalog yang dihasilkan oleh mereka berdua dalam pengembangan ilmu seismologi ini.
Sebenarnya, penelitian yang mereka berdua kembangkan adalah pengembangan dari penentuan skala intensitas gempabumi. Baik itu skala intensitas yang dibuat Rossi, Mercalli dan para ilmuan seismologi yang lain. Yang membedakannya, hanya dari subyek penentu pengukurannya. Kalau skala intensitas pengukurannya menggunakan indera perasa yang dimiliki oleh setiap manusia, sedangkan skala yang buat oleh Richter dan gutenberg menggunakan alat istrumentasi. Alat instrumentasi yang mereka gunakan adalah Seismograph yang terdiri pendulum, kertas pencatat dan drum yang berputar.
Pada tahun 1935, skala untuk penentuan magnitude gempabumi yang dibuat oleh Richter-Gutenberg ini di umumkan. Skala penentuan magnitude gempabumi ini di sebut dengan "Skala Richter". Penelitian pun terus dilanjutkan oleh Richter walaupun teman kerjanya yaitu Gutenberg telah meninggal dunia. Tidak hanya melakukan penelitian, dia juga belajar ilmu seismologi diberbagai negara. Karena kegigihannya dalam melanjutkan penelitian seismologi seorang diri tanpa teman kerjanya yaitu Gutenberg yang sudah meninggal dunia, oleh karena itu skala untuk penentuan besarnya energi gempabumi ini lebih dikenal dengan nama Skala Richter.
Sepanjang hidupnya, Richter mengabdikan dirinya untuk penelitian seismologi. Pada tahun 1958, ia juga telah menerbitkan tulisannya tentang dasar-dasar seismologi, ikut berperan serta dalam penelitian building codes di jepang dan banyak lagi hal lainnya. Akhirnya, pada tanggal 30 September 1985, bapak seismologi C.F Richter menghembuskan nafas terakhirnya di Pasadena karena sakit jantung.





referensi :
http://www.yourdictionary.com/biography/charles-f-richter

Paradise Bird....Burung Cenderawasih.

burung cenderawasih yang biasa dikenal sama orang bule dengan nama paradise bird merupakan burung yang termasuk langka di Papua untuk sekarang ini. Jumlah populasinya setiap tahun terus berkurang karena sering diburunya oleh para collector tak bertanggung jawab. Selama 3 tiga tahun gw tinggal di Jayapura, Papua, gw kagak pernah ngeliat langsung burung ini secara hidup-hidup. Yang ada cuma burung cenderawasih yang sudah di awetkan dan sudah menjadi pajangan di dalam rumah.
Tetapi pada akhirnya, gw bisa juga ngeliat burung ini hidup2. Walaupun hanya di dalam kandang, tapi gw seneng banget ud bisa ngeliat burung ini secara langsung. Kayak orang kampung yang baru dateng ke kota, norakkk banget deh pokoknya...Nah gt tuhh sifat gw klo lagi seneng ngeliat hal yang bener-bener real yang jarang bgt orang ngalaminnya.
thanks to Adi Hermanto yang ud ngasih tebengan motornya.






thread yang lain :
- Firework at Jayapura
- go to enggros
- surade expedition
- Nabire on my lens
- Bugs and Insect world
- Pulau ahe & here, kepulauan mamboor
- transportasi indonesia
- what a beautiful sky
- Ekspressi ibu dan anak
- mudik kemarin
- Surade Expedition
- Belajar Jadi Photografer Porno
- Bunga

Kamis, 01 Juli 2010

keling dunia...tapi harus keliling papua dulu...

terdampar di Papua...
awalnya menyedihkan...tapi sekarang ini mulai menyenangkan.

sejak banyak baca buku2 tentang petualangan
akupun terpacu untuk menirukannya...

ingin sekali aku keliling dunia di sisa hidupku ini
tapi sebelum keliling dunia, aku harus keliling Papua dulu...

Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua

Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua

Waren, Kabupaten Waropen, Papua

Biak, Kabupaten Biak Numfor, Papua


Sorong, Kota Sorong, Papua Barat

Tanah Merah, Kabupaten Bovendigoel, Papua

Merauke, Kabupaten Merauke, Papua

Nabire, Kabupaten Nabire, Papua


baru kota2 itu aj yang baru pernah gw santronin...
mudah2an bisa semua tempat di Papua ini yang gw santronin...
Raja Ampat ohh Raja Ampat...mudah2an bisa kesampean.

fool, fool, fool, fool......

Hai gelas retak???
Mengapa nasibmu sama dengan nasibku...
Seandainya saja retak itu bisa kuperbaiki…
Seandainya saja retak itu bisa kuhilangkan…
Pasti aku tak menjadi seperti yang sekarang...
Kehilangan arah…
Tak banyak bicara…
Tersenyum tapi tak bahagia…

Perekat pun sudah kucoba kurekatkan
Dan akhirnya gelas itu bisa digunakan
Tapi sayang, retaknya tetap terlihat.